Kebiasaan Mengemudi Terburu-buru yang Bisa Merusak Suspensi Mobil

icon 5 December 2025
icon Admin

Setiap orang memang memiliki gaya berkendaranya sendiri. Namun tidak dibenarkan untuk berkendara secara terburu-buru atau ugal-ugalan. 

Alasannya karena mengemudi secara terburu-buru dapat menyebabkan kerusakan pada suspensi mobil Anda. 

Padahal suspensi mobil sangat berperan untuk menjamin keselamatan Anda dalam berkendara. 

Agar Anda lebih berhati-hati dalam berkendara, berikut kami berikan informasi mengenai bagaimana mengemudi terburu-buru dapat merusak suspensi mobil Anda. 

  1. Berkendara Cepat di Jalan Berlubang 

Beberapa jalan di Indonesia masih berlubang-lubang. Apabila Anda melewati permukaan jalan yang tidak rata ini dengan kecepatan tinggi maka dapat mengirimkan gelombang kejut pada sistem suspensi mobil Anda. 

Peredam kejut dan struts Anda akan menyerap benturan ini, tetapi penggunaan yang berulang kali dapat menyebabkan kerusakan dini. 

Akibatnya bukan hanya kenyamanan berkendara Anda yang berkurang, pengendalian dan keselamatan Anda pun ikut terganggu. 

  1. Berbelok dengan Kecepatan Tinggi 

Tikungan yang agresif akan memberikan tekanan lateral yang luar biasa pada komponen suspensi mobil Anda. 

Ketika Anda berbelok dengan kecepatan tinggi atau berpindah jalur secara tiba-tiba, bobot kendaraan pun akan bergeser secara drastis. 

Akhirnya memaksa suspensi mobil bekerja ekstra keras. Tekanan tersebut dapat menyebabkan bushing cepat aus.

  1. Menginjak Rem pada Tiap Turunan 

Ketika Anda berkendara di lereng menginjak rem akan membuat Anda nyaman. Tetapi sebenarnya hal tersebut memberikan tekanan berlebihan pada suspensi mobil bagian depan. 

Setiap kali Anda menginjak pedal dengan keras ketika menuruni bukit, bobot mobil pun terdorong ke depan. Akhirnya memberikan tekanan yang besar pada control arms,  sway bar dan struts depan.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus mengurangi kecepatan dan biarkan mesin membantu Anda.

Menurunkan gigi atau meluncur perlahan akan mengurangi hentakan ke depan dan memungkinkan suspensi mobil Anda menyerap medan dengan lebih alami. 

  1. Keausan pada Shockbreaker  

Suspensi mobil memang berfungsi untuk meredam guncangan yang berasal dari jalan sehingga memberikan Anda kenyamanan. 

Tetapi jika Anda terlalu sering melewati jalan berlubang apalagi dengan kecepatan tinggi maka dapat merusak komponen suspensi. 

Komponen seperti shockbreaker bisa lebih cepat mengalami keausan apabila terus menerima beban secara berlebihan. Akhirnya kondisi tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dan handling. 

  1. Keausan pada Komponen Suspensi Ball Joint  

Salah satu komponen suspensi mobil satu ini amat penting karena dapat membantu roda bagian depan untuk berbelok. 

Jika Anda mengendarai mobil dengan terburu-buru maka akan menyebabkan ball joint cepat aus. 

Ketika ball joint mengalami kerusakan, Anda akan mendengar suara seperti mencicit saat Anda berbelok atau bahkan setir menjadi susah untuk dikendalikan. 

  1. Bumper Rusak 

Bumper juga termasuk dalam sistem suspensi mobil. Komponen tersebut berfungsi untuk meredam benturan ketika terjadi kecelakaan. 

Namun jika Anda berkendara dengan buru-buru dan bumper terbentur keras maka akan rusak parah. 

Penampilan mobil Anda juga ikut berubah. Pastikan Anda segera memperbaiki bumper yang rusak agar tidak memengaruhi komponen internal dan dapat melindungi dari benturan dengan maksimal.

Berkendara dengan buru-buru apalagi sampai ugal-ugalan dapat merusak suspensi mobil Anda. Tidak hanya itu, Anda juga dapat membahayakan diri dan pengguna jalan lain.

Maka dari itu perhatikan cara berkendara Anda ya. Pilih cara berkendara yang bijak. Anda bisa mengurangi kecepatan ketika sudah mendekati ruas jalan yang kasar. 

Jangan melewati polisi tidur maupun lubang dengan kecepatan tinggi. Ingin mendapatkan informasi mengenai kendaraan Anda? 

Kunjungi Website Resmi Bengkel Suzuki. Selain mendapatkan informasi dan tips berkendara, Anda juga dapat menjadwalkan servis kendaraan.